KARAWANG, Jpnnewss.com – Suasana tenang di permukiman padat penduduk kawasan Sadamalun III RT 01/RW 14, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, mendadak berubah mencekam pada Minggu (17/05/2026). Seekor ular kobra hitam sepanjang kurang lebih dua meter ditemukan bersembunyi di saluran talang air rumah warga dan memicu kepanikan masyarakat sekitar.
Kemunculan reptil berbisa itu pertama kali diketahui warga saat ular terlihat bergerak di area talang rumah. Kondisi tersebut membuat penghuni rumah panik karena khawatir ular masuk ke dalam rumah dan membahayakan keselamatan keluarga maupun warga sekitar yang tinggal di kawasan padat penduduk tersebut.
Laporan kemudian disampaikan kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Karawang. Tak lama setelah menerima informasi, dua personel Damkar langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penyisiran di area talang air tempat ular diduga bersembunyi. Proses pencarian berlangsung menegangkan karena posisi ular berada di sela saluran air yang sempit dan sulit dijangkau.
Ketegangan semakin terasa ketika ular kobra hitam tersebut akhirnya muncul dari persembunyiannya. Dengan posisi tubuh melilit dan sesekali mengangkat kepala seperti hendak menyerang, ular sempat membuat warga yang menyaksikan dari kejauhan mundur ketakutan.
Namun berkat pengalaman dan perlengkapan khusus penanganan satwa liar, petugas Damkar berhasil mengendalikan situasi. Setelah beberapa menit melakukan manuver penangkapan, ular berbisa itu akhirnya berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka.
Peristiwa ini sontak menjadi perhatian warga sekitar. Banyak masyarakat yang berkerumun menyaksikan proses evakuasi dramatis tersebut. Sebagian warga mengaku khawatir karena baru pertama kali melihat ular kobra berukuran besar muncul di lingkungan permukiman mereka.
Diduga, kemunculan ular ke area pemukiman dipengaruhi kondisi lingkungan dan saluran air yang memungkinkan satwa liar mencari tempat berlindung. Apalagi saat cuaca berubah dan area semak atau habitat aslinya terganggu, ular kerap keluar menuju kawasan rumah warga.
Usai berhasil ditangkap, ular kobra dimasukkan ke dalam wadah khusus untuk kemudian dibawa ke lokasi yang lebih aman dan jauh dari permukiman penduduk.
Aksi cepat Damkar Karawang pun mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Respons sigap petugas dinilai berhasil mencegah potensi bahaya yang bisa saja mengancam warga, terutama anak-anak yang banyak beraktivitas di lingkungan tersebut.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap kemunculan satwa liar di sekitar rumah dan segera melapor kepada petugas apabila menemukan hewan berbahaya di lingkungan permukiman.
Penulis : Jpnn
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!